Multimedia

5 Dampak Multimedia interaktif dalam pembelajaran

Dampak Multimedia interaktif dalam pembelajaran

Kehadiran multimedia dalam dunia pendidikan tentu sangat memiliki peranan penting. Yang pasti dampak multimedia interaktif dalam pembelajaran pastinya ada. Itu tidak mungkin dipisahkan antara dampak baik dan buruknya. Multimedia interaktif kebanyakan membawa dampak positif. Tetapi sebenarnya itu tergantung dari pengguna multimedia tersebut.

Mungkin sebelumnya kami sudah menjelaskan sejarah multimedia dan perkembangannya. Memang tidak dapat dipungkiri kalau perkembangan teknologi multimedia sudah menyatu dengan kehidupan manusia modern. Baik itu software maupun hardware semuanya sangat erat sekali dengan kita. Begitu juga dalam bidang pendidikan interaktif. Kehadiran media belajar interaktif sudah sangat membantu guru dalam penyampaian materi pelajaran.

Di era teknologi informasi yang canggih sekarang ini, pemanfaatan teknologi multimedia interaktif untuk kepentingan belajar mengajar bukanlah hal baru. Akhir-akhir ini, keberadaan multimedia bukan sekedar membantu bahkan bisa juga menggeser keberadaan guru pengajar. Keberadaan multimedia komputer menjadi penyebab terjadinya pergeseran tersebut.

Dampak Multimedia interaktif dalam pembelajaran

Melalui multimedia komputer, kita dapat belajar apa pun, kapan pun, dan dimana pun. Walaupun sekarang teknologi komputer ini belum sepenuhnya dipakai secara luas, tetapi lama kelamaan pasti sistem multimedia interaktif akan diserap dalam sistem pembelajaran siswa di sekolah. Kami akan mencoba mengulas beberapa dampak yang mungkin muncul akibat diterapkannya multimedia interaktif dalam pembelajaran di sekolah.

1. Dampak Multimedia yang berkaitan dengan orientasi filosofis

Kemungkinan yang ada adalah dampak dari segi orientasi filosofia. Ada 2 permasalahan orientasi filosofis yang mungkin muncul karena diterapkannya multimedia interaktif. Masalah tersebut berasal dari pandangan kelompok masyarakat objektivis dan konstruktivis. Kelompok objektivis ini pasti menilai desain dari multimedia interaktif sebagai sesuatu yang sangat nyata dan bisa membantu pendidikan siswa menuju pada tujuan yang diinginkan. Materi pelajaran yang berupa ilmu pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa haruslah dirancang dan dikembangkan oleh para instruksional. Setelah itu dikemas kedalam sebuah multimedia interaktif.

BACA :  Sejarah multimedia dan perkembangannya dalam kehidupan kita

Namun pandangan berbeda muncul dari kelompok konstruktivis. Seharusnya pengetahuan itu dibentuk siswa itu sendiri berdasarkan hikmah dari pengalaman yang dialami. Proses belajar merupakan sebuah interprestasi personal yang dinilai berdasarkan pengalaman dan masalah pada kehidupan yang nyata. Maka sebenarnya pembelajaran itu bersifat aktif, kolaboratif serta terkondisi dalam dunia nyata.

2. Dampak yang diakibatkan pada lingkungan belajar mengajar

Dalam lingkungan belajar mengajar, multimedia interaktif bisa diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu lingkungan belajar preskriptif, demokratis dan sibernetik – Schwier, 1993. Setiap lingkungan belajar mengajar mempunyai orientasi serta kekhasan sendiri.

Lingkungan preskriptif

Lingkungan ini lebih menekankan kalau prestasi belajar adalah sebuah pencapaian atas tujuan belajar yang ditetapkan secara eksternal. Siswa tuntut untuk rinterkasi dengan bahan belajar yang sudah tersedia karena proses belajar merupakan kegiatan yang bersifat prosedural.

Lingkungan demokratis

Siswa diharuskan bersikap proaktif terhadap proses belajarnya itulah yang disebut lingkungan demokratis. Proses belajar ini mencangkup tujuan belajar mandiri jadi siswa mengontrol sendiri urutan pembelajarannya, hakekat, pengalaman serta pendalaman materi pelajaran yang dicari.

Lingkungan sibernatik

Lingkungan belajar sibernetik sedikit berbeda yaitu lebih menekankan proses belajar yang saling ketergantungan system’ belajar dan siswa.

3. Dampak multimedia interktif yang berhubungan dengan desain instruksional.

Sebenarnya desain sebuah proses belajar menggunakan multimedia interktif diciptakan sesuai dengan besar atau kecilnya kontrol seorang siswa terhadap pembelajarannya. Didalam lingkungan yang demokratis dan sibernetik, proses belajar menggunakan multimedia interaktif itu beranekaragam. Selain itu juga tersedia bagi siswa kapan saja, dimana saja dan dalam bentuk apa saja. Sehingga hal tersebut dapat memenuhi kebutuhan siswa dalam proses belajar.

Di dalam lingkungan pembelajaran preskriptif, kontrol eksternal sepertinya sangat dipaksakan saat proses awal pembelajaran. Tetapi hal ini semakin berkurang saat siswa mengalami kemajuan. Kemajuan ini bisa berupa perubahan sikap, perilaku siswa ke arah yang baik.

BACA :  Pengertian Jaringan Komputer serta manfaatnya

4. Dampak multimedia interaktif dalam pembelajaran yang berkaitan dengan umpan balik.

Sifat umpan-balik yang ada pada pembelajaran yang menggunakan multimedia interaktif sangat beraneka ragam. Ini tergantung dari lingkungan tempat multimedia interaktif diterapkan. Umpan-balik ini lebih mengambil koreksi, deteksi dari kesalahan yang dilakukan. Di dalam lingkungan demokratis, umpan-balik bisa berupa sebuah nasehat, tuntunan, sekedar pemberitahuan pada siswa. Nasihat ini muncul ketika muncul sebuah pilihan atau rekomendasi.

Berbeda dengan lingkungan sibernatik. Umpan-balik ini lebih pada proses negosiasi. Siswa akan menetapkan arah, petunjuk dalam menentukan pilihannya. Selain itu, sistem belajar menggunakan multimedia interktif di lingkungan sibernatik akan mempelajari pola yang berhubungan dengan kebutuhan siswa tersebut. Serta memberikan respon pada siswa dengan adanya ketersediaan tantangan yang baru.

5. Dampak sifat sosial dari jenis pembelajaran multimedia interaktif.

Sudah banyak sekali kritik yang muncul kepada proses belajar menggunakan multimedia interaktif. Kritik itu muncul karena pembelajaran multimedia interaktif bersifat isolatif karena bertentangan dengan tujuan sosial sekolah anak didik. Siswa didik untuk menjadi individualis sehingga hubungan sosial dengan teman-temannya menjadi sangat asing.


individualisme


Itulah beberapa dampak multimedia interaktif dalam pembelajaran yang perlu kita antisipasi. Apabila nanti pihak sekolah menggunakan teknologi multimedia interaktif, seharusnya teknologi itu harus memperhatikan aspek tujuan pendidikan yang luas. Aspek yang perlu diperhatikan seperti pisikologis, sosial, moral, dan aspek kognitif-intelektual.

Dampak positif penerapan multimedia interaktif dalam pembelajaran

Jika tadi kita berbicara dampak – dampak multimedia interaktif dalam pembelajaran, jangan memfonis kalau teknologi multimedia itu buruk. Setiap perkembangan teknologi pastinya memiliki dampak positif juga. Beberapa keuntungan apabila penerapan proses belajar kooperatif dilakukan antara lain:

  • Terciptanya sikap bertanggung jawab pada setiap anggota kelompok belajar
  • Tercipta interaksi yang promotif. Usaha siswa secara individu dapat membantu usaha siswa lainnya dalam kelompok
  • Siswa memiliki kesempatan dalam latihan bekerjasama menyelesaikan sebuah tugas
  • Mengajarkan siswa untuk selalu mengembangkan dan memelihara kelompok belajar. Kelompok pembelajaran dapat mendorong anggota untuk merefleksikan sebuah strategi yang digunakan itu efektif atau tidak.