Forex Trading Indicator

Belajar Mengenal dan Menggunakan Moving Average

Senang rasanya bisa menulis sebuah ulasan mengenai indicator teknikal forex untuk pembaca sekalian. Sekitar seminggu ini masih sibuk trading jadi nggak konsen buat sebuah artikel. Pas libur trading baru bisa bagi bagi pengetahuan. Kali ini aku mengajak pembaca untuk ikut belajar mengenal dan menggunakan Moving Average sebagai dasar dari analisa teknikal kita. Moving average merupakan dasar dari teknik analisa teknikal yang banyak digunakan trader profesional. Banyak yang nyari strategi ampuh buat menghasilkan profit konsisten, tetapi mereka lupa bahwa moving average lah yang sangat ampuh menghasilkan profit jika kita tahu cara menggunakan dengan benar.

Belajar Mengenal dan Menggunakan Moving Average

Indicator Moving average itu apa ya ?

Indicator moving average adalah indicator yang banyak dipakai trader professional dan juga trader di index saham. Moving average merupakan sebuah garis yang terbentuk berdasarkan histori harga sebelumnya. Bisa berdasarkan harga bulanan, mingguan, bahkan harian. Tergantung bagaimana cara kita menggunakanya.

Ada berapa jenis moving average ?

Secara umum, moving average itu ada dua yaitu ( SMA ) simple moving average dan ( EMA ) exponensial moving average. Keduanya memiliki fungsi dan kegunaan yang sama. Jika kita melihat settingan moving average di metatrader, kita juga menemukan tipe moving average yang lainya. Seperti smooth dan linner weight. Tetapi tipe MA ini sangat jarang dipakai.

Belajar Mengenal dan Menggunakan Moving Average

Kegunaan moving average apa ya ?

Jika ditelusuri dari beberapa strategi yang di hasilkan, bisa di ambil kesimpulan bahwa moving average secara umum dipakai untuk mengidentifikasi sebuah trend. Jika harga bergerak di atas MA, maka trend pasar sedang Naik, atau Buy only. Sedangkan jika harga bergerak di bawah MA itu artinya trend sedang down atau trend sell.

mengenal moving average

Kebanyakan trader pemula melakukan buy dan selladahal sedang trending. Inilah cara scalping yang sangat beresiko. Dimana jika sedang terjadi strong trend, akan membuat kita floating terus menerus, karena harga nggak kunjung berbalik. Seperti contoh melakukan open posisi sell pada trend buy. Jika harganya terlanjur naik, open posisi sell nggak bakalan di cari sama harga. Meskipun pada saat itu stochastik, RSI, dan CCI sudah overbought ( jenuh beli ). Open posisi yang benar adalah melakukan open posisi Buy saat trend sedang naik dan stochastik, RSI, dan CCI sedang oversold ( jenuh jual ) resiko kerugian akan sangat kecil.

Bagaimana cara menggunakan moving average ?

Cara menggunakan moving average sangat mudah. Kamu tinggal menambahkan mving average ke chart yang sedang aktif. Kemudian memilih tipe moving average yang kamu inginkan. Paling sering dipakai tipe Simple dan juga Exponential. Untuk periode sesuaikan dengan strategi trading yang akan kamu pakai.

Jadi segitu dulu sedikit pengetahuan tentang moving average yang bisa aku berikan. Lain waktu akan aku tambah lagi pengetahuan tentang indicator trading lainya.

Silahkan komentar menggunakan akun anda

Tinggalkan Balasan