Forex Trading Indonesia

Beberapa kecurangan broker yang gue alami sendiri

Tidak ada broker atau pialang yang mau rugi dan tidak ada broker yang bakalan rugi. Itulah kata kata yang sering aki dengar di forum forum maupun juga di blog blog forex. Gue memang membenarkan hal tersebut. Karena gue sendiri sudah mengalami hal hal pahit saat bekerjasama dengan beberapa broker. Broker itu memang banyak yang terpercaya, tetapi kebanyakan yang curang, tetapi tidak kelihatan. Selama gue trading, gue sudah menemukan beberapa kecurangan broker yang gue alami sendiri. Pengalaman dicurangi sama broker memang merupakan pengalaman yang pahit. Tetapi gue anggap sebuah pembelajaran.
Beberapa kecurangan broker yang gue alami sendiri

Alasan gue memposting pengalaman trading di aitus blog ini, karena aku nggak mau para trader yang masih baru, dan belum punya pengalaman di forex trading nggak sampai kena tipu sama broker. Broker memang sangt kita perlukan jika kita mau trading, tetapinyari broker yang nggak curang itu cukup sulit. Jika kalian udah nyoba satu persatu dari semua broker, barulah kalian tau kalau broker itu jujur atau curang.

Beberapa kecurangan broker yang gue alami sendiri

Sesuai pengalaman melanglangbuana di bisnis forex, gue menemukan beberapa kejanggalan dalam bertransaksi menggunakan beberapa broker yang di cap jujur tetapi sebenarnya mereka memiliki sisi curang yang hampir nggak kelihatan dan sangat sulit di identifikasi.

1. Memindahkan open posisi

Open posisi yang sudah terbuka sebenarnya tidak gue sadari sudah dipindahkan. Selain itu juga tp dan sl juga pindah. Sebenarnya dari segi teknis, kita tidak akan bisa memindahkan open posisi, hanya brokerlah yang bisa melakukan itu. Untuk sl dan tp memang bisa kita pindahkan. Tetapi jika kita tidak merasa memindahkan tp dan stop loss, berarti dipindahkan oleh broker.

2. Posisi tertutup sendiri saat kondisi sedang ploating

Posisi minus, atau biasa disebut floating merupakan posisi rugi yang sedang gue alami waktu itu. Secara otomatis posisi bisa tertutup sendiri tanpa kita tutup padahal margin gue masih  banyak banget. Jadi itu bukan kesalahan sistem, tetapi memang perbuatan broker biar gue jadi rugi.

3. Meremote robot expert advisor.

Hal yang paling menjengkelkan menurut gue adalah saat robot expert advisor membuka posisi dan menutup posisi tidak sesuai dengan tehnik yang kita tanamkan di expert advisor. Jika robot sudah bertindak tidak wajar, berarti robot kita sedang dipermainkan oleh broker. Kenapa bisa.? Ya kemungkinan saja perintah open posisi atau close posisi di putar balikan atau dibikin error sama broker dengan meremote mt4 tempat expert advisor itu di install dan dijalankan. Robot itu hanya bergerak berdasarkan perintah. Jadi jika perintahnya sudah kacau, robot trading expert advisor juga akan ikut kacau.
Saran aku jika memang kalian punya robot trading yang selalu profit, lebih baik kalian berhati-hati dan mengontrol terus robot punya kita. Biar menghindari hal hal yang tidak kita inginkan.

4. Chart menyentuh Stop Loss

Ini juga pernah aku alami, yaitu Stop Loss terkena oleh pergerakan harga market. Jadinya posisi tertutup dalam keadaan loss. Padahal jika dibandingkan dengan beberapa broker yang lain, harga nggk menyentuh harga Stop Loss. Ini disebut manipulasi harga. Jadi broker melihat beberapa trader yang menaruh Stop Loss pada harga yang sama, sehingga harga seolah olah dibikin menyapu garis stop loss.
Perbedaan harga yang signifikan merupakan suatu kebodohan yang dilakukan oleh broker. Karena dengan merubah harga, akan membuat broker itu terlihat curang. Broker seperti itulah yang banyak di hindari oleh trader professional.

5. Terlalu sering requote

Reqoute market memang biasa terjadi pada broker tipe ecn. Tetapi jika terlalu sering requote juga bisa diindikasikan sebagai kecurangan broker. Kalau requote saat open posisi mungkin masih mending jika dibandingkan requote saat close posisi. Apalagi jika posisi nggk bisa di close padahal kita sedang minus. Itu sangat menjengkelkan banget.

Jika dibandingkan dengan beberapa kecurangan broker yang gue alami sendiri, masih banyak kecurangan yang sangat susah diidentifikasi. Karena tradernya pintar, brokerja juga akan lebih pintar. Mana ada broker yang mau kalah sama trader. Jadi pintar pintarlah memilih broker. Biar kita bisa dapat broker yang jujur dan transparan.

Broker lokal juga tidak menjamin broker itu 100% jujur. Apalagi jika broker itu masih baru. Broker yang sudah lama pun nggk menjamin 100% jujur dan bersih.

Silahkan komentar menggunakan akun anda

Tinggalkan Balasan